Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.
layanan publik2
kabar dikti new
iptek new
e pustaka new
sodmed new

Sebuah Pameran Seni Rupa dan Seni Pertunjukan, persembahan dari kolaborasi seniman Tradisi dan Kontemporer, dalam upaya pencarian jati diri Seni Nusantara.
#jelajahsenirupanusantara
#jsncirebon2019
#seninusantaracirebon
See MoreSee Less

View on Facebook

JELAJAH SENI NUSANTARA: CIREBON
Refleksi Keajaiban dan Kegoiban
Teks dalam topik ini bermakna sebagai suatu aktivitas eksploratif (penjelajahan) yang ingin memahami dan merespons keragaman karya budaya yang tumbuh dan berkembang di Cirebon, sebagai bagian dari peristiwa besar kebudayaan Nusantara. Kawasan seni dan budaya di Cirebon telah lama dikenal sebagai kawasan yang memiliki kecenderungan tersendiri yang berbeda dengan tempat lain di Indonesia.
Kegiatan pada kesempatan kali ini berupa peristiwa pameran seni rupa dan pentas seni tari sebagai bagian dari berbagai karya seni yang telah lama menjadi bagian identitas kebudayaan Cirebon secara umum selama ini. Baik pameran seni rupa maupun pentas tari dalam acara ini merupakan hasil kolaborasi antara praktisi seni yang tergabung dalam Pesantren Seni dengan para praktisi seni tradisi di beberapa sentra di Cirebon. Kelompok Pesantren Seni adalah praktisi seni dari Bandung, Jakarta, Kuningan, Semarang, dan Cirebon sendiri. Mereka adalah insan-insan seni yang telah berkiprah dalam disiplin seni rupa atau seni pentas modern. Cakupan praktik seni tradisi lokal meliputi tari topeng (Losari), kria batik (Trusmi), lukisan kaca (Gegesik), kria gerabah (Sitiwinangun ), dan kria topeng (Indramayu). Belum lengkap keragaman mitra kolaborasi ini, tapi untuk sementara cukup memadai.
Multikulturalitas Cirebon mengakomodasi tempaan atau irisan nilai-nilai dari berbagai kebudayaan besar yang sempat berpengaruh pada kebudayaan Nusantara, seperti kebudayaan asli, Hindu-Buddha, Islam, Cina, dan Eropa. Semua itu berbaur satu sama lain membangun kebudayaan Cirebon masa kini. Pada karya-karya tradisi terlihat dimensi keindahan fisik (estetik) yang khas, merefleksikan konsep tematik (konten atau makna) hasil perjalanan dan bauran panjang spiritualitas di muka. Pada karya tradisi terbaca hadirnya makna artistik dengan renungan yang dalam. Nuansa demikian hendak mengajak pengamatnya untuk memasuki dimensi transedental atau kegoiban, renungan yang bersifat hakikat dalam hidup dan berkehidupan.
Kegiatan kolaboratif di muka menjadi suatu kesempatan menjalin silaturahim sesama praktisi seni. Silaturahim melalui seni ini tiada lain untuk saling mengenali, memahami, dan memaknai praksis seni tradisi (tradisionalitas) dengan seni modern (modernitas). Dalam peristiwa seni ini Ikon-ikon budaya lokal seperti mega mendung, paksinagaliman, singabarong, pewayangan, naskah kuna, budaya keraton, serta lingkungan alam tampak menandai berbagai bentuk kreativitas kontemporer yang disajikan. Berbagai ikon tersebut tetap menandai keragaman pesona keunikan—keajaiban–seni Cirebon.
Karya seni kontemporer sebagai hasil tafsir perupa dari luar Cirebon tampil beragam, menyesuaikan dengan media yang dikerjakan bersama, atau hasil diskusi dengan praktisi seni tradisi yang dipilih. Ada kegiatan dialogis, kolaboratif, atau kebersamaan untuk menghasilkan karya yang inspiratif bagi kedua belah pihak dan pada gilirannya bagi khalayak penikmat seni secara umum.
Pertemuan tersebut diharapkan bermaslahat bagi kemajuan bersama, bagi masyarakat atau ummat seni di Cirebon, lebih luas dalam tataran bumi, negeri serta cakrawala kebudayaan Nusantara Indonesia ini.
Kegiatan silaturahim seni ini dilaksanakan di Keraton Kecirebonan dan di lokasi Desa Losari. Besar harapan semoga peristiwa ini memberikan manfaat dan pencerahan bagi penikmatnya.

Bandung, September 2019
Tim Kurator
See MoreSee Less

View on Facebook

1 years ago

Jelajah Seni Nusantara

Jelajah Seni Nusantara’s cover photo See MoreSee Less

View on Facebook

1 years ago

Jelajah Seni Nusantara

Jelajah Seni Nusantara See MoreSee Less

View on Facebook

[twitter-feed]